RSS

Something

Aku Berimimpi Melihat Surga 
“Andrea Hirata”

Sungguh, malam ketiga di pangkalan punai aku mimpi melihat surga
Ternyata, surga tidak megah
Hanya sebuah istana kecil di tengah hutan
Tidak ada bidadari seperti di sebut di kitab- kitab suci

Aku meniti jembatan kecil
Seorang wanita berwajah jernih menyambutku
“Inilah surga” katanya
Ia tersenyum, kerling matanya mengajakku menengadah
Seketika aku terkesiap oleh pantulan sinar matahri senja
Menyirami kubah- kubah istana

Mengapa sinar matahari berwarna perak, jingga dan biru??
Sebuah keindahan yang asing

Di istana surga
Dahan-dahan pohon ara menjalar di dalam kamar- kamar
Sunyi yang bertingkat- tingkat
Gelas- gelas kristal berdenting di aliri air zam- zam
Menebarkan rasa kesejukkan

Bunga petunia di tanam di dalam pot- pot kayu
Pot- pot itu di gantungkan pada kosen- kosen jendela tua berwarna biru
Di beranda lampu- lampu kecil di sembunyikan di balik tilam
Indah sekali
Sinarnya memancarkan kedamaian
Tembus membelah perdu- perdu di halaman

Surga begitu sepi
Tapi aku ingin tetap di sini
Karna aku ingat janjimu Tuhan
Kalau aku datang dengan berjalan
Engkau akan menjemputku dengan berlari- lari

RINDU

Cinta benar- benar telah membunuhku
Ketika kita saling memandang saat kita berjumpa
Malamnya aku tak bisa tidur karna wajahmu tak mau pergi dari kamarku

Kepalaku pusing sejak itu
Siapa dirimu...
Yang berani merusak tidur dan selera makanku?
Yang membuatku melamun sepanjang waktu?

Kamu tidak lebih dari seorang anak muda pengganggu
Namun, ingin ku katakan padamu
Setiap malam aku bersyukur kita telah bertemu
Karna hanya padamu, aku akan merasa rindu

La Neige Au Sahara
“Anggun C Sasmi”

Si la poussiere emporte tes reves de lumiere
Je serai ta lune ton repere
Et si le soleil nous brule
Je prierai qui tu voudros
Pour que tmbe la neige au sahara

Derai Salju Di Sahara
Jika harapanmu hancur berkeping- keping
Aku akan menjadi bulan yang menerangi jalanmu
Matahari bisa membutakan matamu
Aku akan berdo’a pada langit
Agar salju berderai di sahara

LOVE IS CINTA

Jika ini cinta mengapa masih diam
Membisu dalam kesenyapan masa
Terlelap dalam rahasianya tanpa kata- kata

Saat pertautan dua hati
Belum menemui nyata dalam alurnya
Haruskah perpisahan menyudahi segalanya

Cinta akan mencari jalannya sendiri
Sampai ia berhenti pada pelabuhan hati yang terpilih

Jika cinta memang harus dibuktikan
Inilah saatnya untuk meretas jejak hati
Dan memahami arti suatu pertanda
Selalu ada kenangan yang tertinggal dari setiap perjalanan cinta
Meskipun hanya satu titik

Di saat ada cinta berkabung dalam kerandanya
Mengapa tak jua muncul secercah tanda
Mungkinkah bahagia datang...
Jika cinta masih hidup di bawah bayang- bayang keraguan yang mengakar tunjang

Tak pernah ada kata terlambat untuk cinta
Jika jatuh cinta katakanlah
Biar tak ada sesal yang menguntit di belakang hari

Tangisku

Jika hari ini aku bahagia, kamulah sesuatu yang membuatku bahagia

Namun ada keraguan yang mendalam
Akankah aku bisa membuatmu bahagia, seperti halnya kamu membuatku bahagia

Jika memang cinta bisa mati
Aku hanya inginkan cintaku mati bersama cintamu
Agar tak ada seorangpun yang tersakiti di antara kita

Mungkinkah esok aku ada saat kamu menangis?
Ataukah...
Bukan aku seseorang yang akan menghapuskan air matamu nanti

17

Terukir cerita misteri
Ketika terasa hilang kedamaian hati
Hilang kebebasan pergi
Dan tertidur bak mati suri

Luka lara ini
Masihkah bisa terobati?
Semua silih berganti
Meninggalkan bekas tanda kaki

Tak pernah kurasa kesejukan embun pagi
Dia hanya menyapa lewat jajaran jeruji besi
Memberikan senyum penyayat hati
Dan membuatku malas untuk berdiri

Masaku tlah berhenti
Terhenti karna aku disini
Di sudut ruang yang membuatku slalu sendiri
17ku terenggut tak kembali


Sendiri

Biarkan aku sendiri
Terdiam dalam kelamnya langit ini
Andai ada seorang peri
Ingin ku tumpahkan segala isi hati

Andai semua terhenti
Dan hanya akuuu
Akan ku pecah kesunyian malam ini

Kenapa tak kau jadikan aku seperti mereka
Yang indah untuk ku rasa
Yang mungkin bisa aku terima
 

Perempuan Perkasa

Bisakah kau uraikan arti dari perempuan perkasa?
Perempuan perkasa ituuuu
Perempuan yang tidak gampang mengeluh
Perempuan yang lemah lembut
Perempuan yang sisi kefeminimannya tetap ada
Dan perempuan perkasa adalah sosok yang sayang keluarga

Jika ia sudah menikah
Ia adalah istri yang baik bagi suaminya
Sahabat bagi anak anaknya
Dan tetap setia menjalani kodratnya

Bukan perempuan perkasalah
Jika hanya memikirkan karir dan kesuksesan
Hubungan keluarga di lalaikan
Anak dan suami di nomer duakan

Perempuan perkasa itu punya inner beauty tersendiri
Dan kesuksesan perempuan perkasa adalah
Ketika ia bisa menjadi wanita karir
Dan ia bisa menghandle antara karir, keluarga, suami dan anak anaknya


Mas kawin untuk bidadariku
Adalah sekuntum bunga mawar yang aku petik dari sujud sembahyangku setiap hari

Buah cintaku dengan bidadariku
Adalah lahirnya sejuta generasi teladan
Yang menggendong tempayan tempayan kemanfaatan
Bagi manusia dan kemanusiaan
Pada setiap tempat dan zaman

Mereka lahir demi kesejatian sebuah pengabdian dalam abad abad yang susah
Abad abad yang tidak mengenal Tuhan
Abad abad yang hilang naluri kemanusiaan
Abad abad yang berkuasa rezim rezim kemungkaran
Dan mereka tetap kekar dan senantiasa membela kebenaran dan keadilan
Estafet perjuangan kami berkelanjutan
Sambung menyambung pada setiap generasi


Syair Sang Pecinta

Menemanimu dalam kesepian
Menemaniku dalam kegelapan
Bersama sinar yang mencerahkan
Langkah diantara kita

Meski langkah kita tak sama
Kita tetap berbimbingan
Masih berpegang tangan
Bersama menggapai impian

Hanya kamu yang menemaniku
Disaat aku kesepian
Disaat aku merindu
Dan tiba tiba dia hadir seiring bergantinya waktu
Semoga engkau memiliki rasa yang sama denganku


Puisi Untuk Ayah

Terbuai aku dipelukmu
Terasa hangat dan lembut belaimu
Walau hujan deras menghampiri
Tubuhku selalu hangat bersamamu
Mengalahkan kehangatan mentari pagi

Kau tau ayah
Betapa sesungguhnya inginku kau timang kembali
Merasa dekap erat tanganmu
Mendengar degup jantungmu

Terkadang, aku lupa usiaku
Ternyata aku sudah dewasa
Harus sudah berdiri
Berjalan mencari jati diri
Kau bilang "Sudah saatnya merpati terbang tinggi"
Tapiiii
Aku masih ingin bersamamu disini

Oh ayah...
Aku ingin ditemanimu setiap waktu
Kurasa tubuhku terlalu rapuh
Berjalan tanpa bimbingmu

Tapi kini aku berjanji
Aku harus bisa mandiri
Dengan kerela'an dan berat hati
Dengan airmata yang membanjiri
Pintamu akan aku turuti
Ayah...
Merpatimu akan kembali
Membawa kebangga'an
Untuk ayah
I so love you


Temukanmu

Jauh berarak aku berlayar
Menghalau ombak dan hembus angin lautan
Bulan yang bersinar
Sebuah keindahan matahari malam
Tlah ku arungi ribuan pulau
Berjumpa jutaan pasang mata
Tetap tak ku dapati adanya cinta
Dan ketika mata ini mulai sayu
Kurasa kerlingan cahaya mendekatiku
Berbinar- binar indah silaunya
Walau tak begitu sempurna
Tak bisa aku menafiknya

Hujan menghujat rasa
Guntur menyambar akal sehatku
Pohon tak lagi ramah menyapa
Dan gunung-gunung terdiam membisu
Karna semua tahu
Aku tlah kehilangan
Cinta telah mencuri segalanya
Angan yang tak lagi sejalan
Namun, dengan pasti ku katakan
Kamulah pencuri mata, hati dan fikiran


Bimbang

Entah apa yang terjadi
Tak pasti, tapi semua menghampiri
Sesalkah?
Atau, hanya emosi semata
Kenapa tak ku bawa berkelana
Biar ku tahu apa jawabnya

Tapi kadang mereka pergi
Dan terkadang kembali
Jawab aku
Siapa kamu?
Apa tujuanmu?

Rasaku kian memuncak
Menggoreskan sedikit bercak
Bersemayam di dada
Meninggalkan deret tanda tanya


For MOM

Beribu pujian patut ku berikan untukmu
Engkau pelitaku
Engkau segalanya untukku
Tak cukup rasanya mengucap kata maaf
Aku ingin sujud di bawah kakimu

Ibuuu

Begitu banyak kesalahanku padamu
Tapi engkau tetap menyayangiku
Tak taukah engkau ketika aku berbohong
Tak taukah engkau ketika aku acuh terhadapmu

Engkau wanita suci

Wanita berharga yang aku punya di dunia
Demi Tuhan, langit, bumi dan segala isinya
Aku menyayangimu
Tak tega melihat engkau menderita
Aku ingin melihat engkau selalu tersenyum
Tapi aku terlalu bodoh
Tak pernah bisa bahagiakanmu

Begitu buruknya aku

Tapi engkau selalu percaya padaku
Aku hanya bisa menangis
Mengenang setiap dosa yang aku lakukan padamu
Aku selalu membantah katamu

Ibuuu

Walaupun lelah, keringat membanjiri
Engkau selalu kuat, dan selalu "bisa"
Demi pengorbanan untuk anakmu
Tak pernah ku tahu
Betapa sesungguhnya ragamu meronta
Meronta karna lelah
Tapi lagI-lagi engkau selalu menutupinya

Engkau selalu berikanku senyum kebahagiaan

Tapi apa balasku
Ibuuu
Belasan dan sedikit lagi usaiku akan bertambah
Semakin dewasa
Aku semakin mengerti
Aku telah berjanji dalam hati
Akan ku ganti semua pengorbananmu selama ini
Tapi aku yakin tak akan cukup bisa aku menggantinya
Suatu saatibu akan tahu
Betapa sesungguhnya inginku berikan yang terbaik untukmu
Seperti halnya engkau
Selalu berikan yang terbaik untukku

I MISS U MOM, I MISS U


Sesal

Membisu dalam sebuah bayangan malam

Mengumpat diri sendiri
Mengapa semua harus terjadi
Sesal sudah tak akan ada arti

Aku bingung Tuhan

Pada siapa lagi aku berbagi
Telah ku kumpulkan sebuah hitam
Kelam yang ku rasa

Di balik sebuah keindahan

Aku tahu ini kebodohanku
Ku kira hanya destinasi
Tapi aku salah
Aku telah berdosa
Aku telah melukai semua
Kenapa malam itu ada
Sesal, sesal yang selalu terlambat

Tuhaannnn

Aku benar-benar menyesal
Ampuni aku Tuhan
Aku benar-benar menyesal
Bimbing dan tuntunlah aku
Kembali ke jalanmu


Wahai pujangga cinta, biar membelai indah teladani kalbuku jujurlah pada hatimu.  Ada apa dengan cinta? perbedaan Aku dan Engkau biar menjadi bait dalam puisi cinta terindah…..
“PUISI RANGGA 1”

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga
dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta

Tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya..

Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja..

“PUISI RANGGA 2”

Kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi, sepi dan sendiri
aku benci
Aku ngin bingar
aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga
jika ku sendiri

Pecahkan saja gelasnya
biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh

Ah...ada malaikat menyulam
jaring laba-laba belang
di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera

Atau aku harus lari ke hutan
belok ke pantai .........


Travel In Love

Di peron stasiun,
Aku berdiri dengan carrier 85 liter di sisi. Sebentar lagi rangkaian Argo Parahyangan akan membawaku mengawali perjalanan 30 hari: Jawa, Bali, dan Lombok.

Di atas bukit bintang,
Aku ditemani seorang sahabat yang masih berduka atas kekasihnya. Seperti aku yang belum merelakan si Pecinta Gunung, laki-laki si pemilik senyum teduh.

Di atas kapal yang berayun,
Aku harus kuat menghadapi hadirnya si Orang Asing. Juga ketika banyak rahasia yang terungkap atau kata-kata yang dulu tak terucap.

Di pantai yang indah,
Aku duduk menatap laut, sejauh ini aku tak tahu cinta macam apa yang kutemui di perjalanan ini. Karena perjalanan ini terlalu panjang untuk dilalui sendiri.

Di perjalanan ini,
Aku ingin kamu menemaniku…






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Trimakasih Atas Kunjungan Anda




.

MonozCore train-set